JURNAL PEMBUATAN SENYAWA ORGANIK ASAM OKSALAT

 

JURNAL PRAKTIKUM KIMIA ORGANIK II

“PEMBUATAN SENYAWA ORGANIK ASAM OKSALAT”

 

NAMA    :    ERIK SURYA KURNIAWAN

NIM         :    A1C118027

 

DOSEN PENGAMPU

Dr. Drs. SYAMSURIZAL, M. Si.

 

 

 

 

 

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN KIMIA

JURUSAN PENDIDIKAN MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM

FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

UNIVERSITAS JAMBI

2020


Percobaan 2

I.          Judul                 :  Pembuatan Senyawa Organik Asam Oksalat

II.       Hari/Tanggal     :  Kamis/ 15 Oktober 2020

III.     Tujuan               :

Adapun tujuan dari percobaan ini yaitu :

1.      Untuk memahami cara pembuatan asam oksalat dengan zat organik yang memiliki berat molekul besar sebagai bahan dasarnya

2.      Untuk memahami reaksi oksidasi dengan menggunakan suatu oksidator kuat

3.      Untuk mengetahui sifat-sifat asam oksalat dan kegunaannya.

 

IV.    Landasan Teori

 Asam karboksilat yang memiliki berat molekul kecil, mempunyai warna putih dan titik leleh 187oC dikenal sebagai asam oksalat. Asam oksalat ini dapat digunakan sebagai larutan standar pada saat praktikum. Ketika asam oksalat ini dipanaskan pada suhu 175oC akan terurai menjadi karbondioksida dan asam formiat. Gula pasir dapat dijadikan sebagai bahan baku pembuatan asam oksalat dimana gula tersebut direaksikan dengan oksidator asam kuat agar terjadi reaksi oksidasi (Tim Penuntun Praktikum Kimia Organik II, 2019).

Asam oksalat memiliki banyak kegunaan terutama pada bidang industri. Terdapat beberapa contoh penggunaan asam oksalat dalam bidang industri diantaranya sebagai bahan pembuat detergen yang dapat melindungi warna kain ketika dicuci menggunakan detergen, dapat juga digunakan sebagai zat warna, dll. Asam oksalat atau etanadioat memiliki rumus H2C2O4. Asam oksalat ini dapat mengendapkan ion logam sehingga sering digunakan sebagai larutan penyangga (Andaka, 2010).

Terdapat beberapa proses pembuatan dari asam oksalat ini dimana tiap prosesnya digunakan bahan baku yang berbeda-beda. Asam oksalat dapat dibuat melalui sintesis dari natrium formit, oksidasi dari karbohidrat menggunakan asam nitrat, asam oksalat dapat dibuat juga melalui proses peleburan alkali. Selain itu terdapat satu cara lagi dalam membuat asam oksalat ini yaitu fermentasi glukosa  (Afriandi, Akbar, & Amri, 2015).

Asam oksalat ini memiliki kekuatan asam 10000 kali lebih kuat jika dibandingkan dengan asam asetat. Asam oksalat ini dapat ditemukan di akar, daun dan rhizome dari berbagai tanaman dalam bentuk kalium atau garam potasium. Selain pada tumbuhan asam oksalat ini juga terdapat dalam tubuh manusia dan hewan yang biasanya dikeluarkan bersama dengan urin (Lehninger, 2009).

Bahan-bahan berselulosa dapat dimanfaatkan dalam pembuatan asam oksalat menggunakan metode peleburan alkali. Proses ini dilakukan dengan menggunakan NaOH yang kemudian diproses dengan beberapa tahapan. Tahap pertama ialah tahap peleburan, kemudian dilanjutkan dengan pengendapan CaCl2 dan tahap akhir ialah tahap pengasaman dengan asam sulfat (H2SO4) dan penkristalan dari asam oksalat (Iriany, Sitanggang, & dkk, 2015)

V.      Alat dan Bahan

Alat

Bahan

Labu Dasar Datar (750 ml)

200 gr Gula Pasir

Corong Buchner

100 ml Asam Nitrat Pekat

Corong Gelas

Etanol

Gelas Piala (500 ml)

 

Kasa, kaki tiga Bunsen

 

Penangas

 

Gelas Ukur

 

Termometer

 

Pengaduk

 

 

VI.    Prosedur Kerja

·         Pertama-tama, gula pasir sebanyak 200 gr dimasukkan kedalam labu alas datar yang memiliki ukuran 750 ml.

·         Lalu ditambahkan asam nitrat pekat sebanyak 100 ml dan labu dipanaskan dalam penangas sampai mendidih

·         Diangkat labu ketika telah timbul asap berwarna coklat, dan ditaruh diatas balok kayu, biarkan selama 15 menit

·         Hasil larutan yang telah mengalami reaksi tersebut dipindahkan kedalam gelas piala berukuran 50 ml, labu bagian dalam bekas larutan dibilas menggunakan air dingin sebanyak 20 ml lalu ditambahkan juga 20 ml asam nitrat pekat.

·         Gelas piala tersebut kemudian diuapkan diatas penangas air sampai volumenya tersisa 20 ml

·         Lalu seperti sebelumnya ditambahkan lagi 40 ml air dan diuapkan hingga volumenya kembali menjadi 20 ml

·         Larutan tersebut kemudian didinginkan hingga terbentuk kristal asam oksalat, yang mana kristal asam oksalat ini kemudian disaring menggunakan corong buchner

·         Hasil kristal asam oksalat tersebut direkristalisasi kembali dengan mencampurkannya dalam air panas, lalu didinginkan sehingga akan terbentuk asam oksalat dalam keadaan murni.

·         Ditentukan titik leleh dari asam oksalat yang didapat.

Link video terkait :

VIDEO PEMBUATAN ASAM OKSALAT

Pertanyaan :

1.      Apakah fungsi dari penambahan asam nitrat pada percobaan ini ?

2.      Mengapa digunakan gula sebagai bahan baku pembuatan asam oksalat pada percobaan ini?

3.      Apa fungsi diuapkannya larutan hingga volumenya menjadi 20 ml pada prosedur kerja diatas ?

Komentar

  1. hy Erik ...baik lah saya PALMA L LUBIS (014)akan mencoba menjawab pertanyaan no 1.fungsi dari asam nitrat pada percobaan ini yaitu untuk mengubah larutan menjadi warna coklat ketika sudah bereaksi dengan gula dan dipanaskan .Terimakasih

    BalasHapus
  2. Saya akan mencoba menjawab no 2
    Menurut saya Sukrosa atau gula pasir ini merupakan karbohidrat yang tersusun dari monosakarida glukosa dan fruktosa glukosa ini mempunyai sifat fisik yaitu dapat larut dalam air yang dingin dan pada semua temperatur dan memiliki sifat kimia yaitu dapat dioksidasi oleh silver atau ion dengan produk silver mirror dengan mudah kemudian terbentuklah diamondnical silver nitrit Terjadinya lapisan endapan dari asam kaproat merupakan hasil dari reaksi dengan paling atas larutan Benedict larutan alkali dari glukosa sangat mudah dioksidasi dan oksigen atmosfer atau oksidasi yang kuat lagi sehingga larutan Benedict tidak hanya mengenai atom aldehid karbon tetapi juga atom karbon lain selain dioksidasi glukosa dapat pula direduksi reaksi elektrolit dari gula cosa menghasilkan sorbitol dan dan manitol

    BalasHapus
  3. Saya Nadiya Qotrunnada Tohiri A1C118073 ingin mencoba menjawab permasalahan no 3.

    Fungsi diuapkannya larutan hingga volumenya menjadi 20 ml adalah agar kandungan air dalam larutan menguap.

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

JURNAL SKRINING FITOKIMIA SENYAWA BAHAN ALAM

JURNAL PERCOBAAN PEMBUATAN SENYAWA ORGANIK ASAM ASETIL SALISILAT (ASPIRIN)

LAPORAN PEMBUATAN SENYAWA ORGANIK ASAM ASETIL SALISILAT